Rumput Mexico
πΏ Rumput Meksiko
Euchlaena mexicana atau dikenal sebagai rumput Meksiko, merupakan hijauan pakan ternak yang berasal dari wilayah Meksiko dan Amerika Tengah, serta telah lama dibudidayakan di Indonesia.
π± 1. Asal
Rumput Meksiko berasal dari kawasan Meksiko dan Amerika Tengah, dan telah masuk ke Indonesia sejak sekitar tahun 1878, khususnya di Pulau Jawa.
πΎ 2. Karakteristik
• Tipe tanaman: Annual (umur pendek)
• Pertumbuhan: Tegak
• Tinggi tanaman: Hingga ±2,5 meter
• Daun:
- Mirip daun jagung
- Tekstur halus
- Warna hijau tua
• Akar: Dalam dan menyebar luas
• Perbanyakan: Sobekan rumpun (pols)
βοΈ 3. Syarat Tumbuh
• Tanah: Struktur sedang hingga berat, cukup subur
• Ketinggian: Hingga ±1.200 mdpl
• Curah hujan: 1.000–2.000 mm/tahun
• Cocok di daerah lembap dengan ketersediaan air cukup
π 4. Produksi
• Produksi hijauan tinggi
• Dapat mencapai:
- ±120 ton/tahun (total produksi)
- ±15 ton/ha (tergantung sistem budidaya)
π Produksi dipengaruhi oleh kesuburan tanah dan manajemen pemeliharaan
π§ͺ 5. Kandungan Nutrisi
• Protein kasar (PK): ±9,16%
• Lemak kasar (LK): ±2,43%
• BETN: ±47,33%
π Memiliki kecernaan cukup baik untuk pakan ruminansia
πΏ 6. Keunggulan
• Produktivitas hijauan tinggi
• Disukai ternak (palatabilitas baik)
• Adaptif di berbagai kondisi lahan
• Sistem akar kuat → mendukung struktur tanah
• Cocok untuk pakan sapi, kambing, dan domba